THE FUTURE OF BALIKPAPAN

KETUA OSIS SE-KOTA BALIKPAPAN

BALIKPAPAN KOTA LAYAK ANAK

INDONESIA GREEN AWARDS

Selamat Datang di pandudharma.blogspot.com Selamat menikmati Cerita, Kisah, Ilmu, dan Kegiatan yang saya rangkum menjadi sebuat Blogger karya anak SMP yang baru saja SMA. Semoga Blog ini berguna bagi anda para pembaca. Terimakasih Atas Kunjunganya :)
PaDarWin ialah singkatan dari Pandu Dharma Wicaksono. Pandu ialah pria kelahiran Balikpapan, 22 Agustus 1996, mengawali pendidikan di TK Flamboyan Kecamatan Satui Kalimantan Selatan, TK Pelita Prapatan Balikpapan Selatan, Kelas 1 dan 2 di SD Negeri 002 Balikpapan Selatan, Kelas 3 s.d. 5 di SD Kartika V-3 Balikpapan Utara, Kelas 6 di SD Negeri 002 Balikpapan Utara, Lulus dan Melanjutkan di RSBI SMP Negeri 3 Balikpapan, Lulus pada tahun 2008 Menerima Beasiswa Penuh Pendidikan di SMA Negeri 10 Melati Samarinda, Semester 1 Pindah ke SMA Negeri 1 Balikpapan sampai sekarang dan berkeingin Kuliah di Jurusan Managemen Lingkungan Hidup dan bercita-cita menjadi Walikota Balikpapan dan Mentri Lingkungan Hidup.

Kamis, 03 April 2014

Posted by Pandu Padarwin On 11:23:00 PM
Perkenalkan nama saya Pandu Dharma Wicaksono, usia 17 tahun dan masih duduk sebagai pelajar di SMA Negeri 1 Balikpapan. Sesuai dengan nama saya “Pandu” saya ingin menjadi seorang pandu di negeri ini. Saya memiliki cita-cita sebagai Walikota Balikpapan tahun 2026. Sebuah hal yang sangat luar biasa bagi saya untuk dapat bercita-cita seperti itu.
Moto dari hidup saya adalah Belajar, Berbagi, dan Bergerak bersama. Mengapa demikian karena saya yakin seluruh makhluk hidup yang ada di dunia ini pasti haruslah belajar. Belajar sendiri merupakan sebuah hal dalam kehidupan yang selalu dialami oleh manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan belajar maka manusia dapat mengembangkan potensi mereka kearah yang lebih baik.
Setelah kita belajar dan mengetahui berbagai pengetahuan yang ada selanjutnya adalah berbagi. Berbagi merupakan sebuah hal yang sangat penting bagi kehidupan. Berbagi bukanlah merupakan hal yang akan menghabiskan pengetahuan atau apa yang kita miliki. Berbagi justru akan menambah semuanya lebih sempurna. Dengan berbagi kita akan merasakan sebuah suasana kebersamaan dan rasa tolong menolong antar sesama. Berbagi bukan hanya arti berbagai harta namun dapat diartikan dengan berbagai hal seperti berbagi ilmu, pengalaman dsb..
Setelah kita berbagi dan belajar maka kita sudah memiliki pegangan yang kuat akan pengetahuan dan kebersamaan. Setelah kita memiliki pondasi yang kokoh tersebut maka tibalah saatnya kita untuk bergerak bersama. Bergerak bersama untuk mencapai sebuah tujuan, yakinlah bahwa sebuah lidi yang di patahkan akanlah mudah tetapi jika seikat lidi dipatahkan maka akan sulit di patahkan. Begitulah analoginya, kita yang bergerak sendiri akan mudah di patahkan tetapi jika kita bergerak bersama maka akan muda mencapai tujuan yang kita inginkan.
Dari moto saya tadi saya mendapatkan sebuah masalah yang sangat kompleks yang menyangkut masa depan anak bangsa yaitu Lingkungan Hidup. Semakin hari keadaan lingkungan hidup semakin memburuk. Dampak yang terjadi adalah banyaknya kejadian-kejadian alam yang terjadi seperti bencana alam yang mengakibatkan banyaknya hak-hak anak yang hilang.
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (Akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (41)
Katakanlah (Muhammad), "Berpergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)" (42) (QS : Ar rum 41-42)
Dari kutipan ayat di atas dapat kita ambil makna bahwa memang kerusakan alam yang terjadi merupakan hasil perbuatan manusia. Tanpa disadari baik secara langsung maupun tidak langsung banyak hal yang telah di lakukan oleh manusia dan berakibat buruk bagi manusia itu sendiri seperti halnya banjir, tanah longsor dsb.. Anak atau generasi muda merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan membangun bumi ini. Oleh karena ini saya mengajak generasi muda dan anak-anak di kota balikpapan untuk dapat sama-sama menjaga lingkungan hidup.
Pada tahun 2009 saya menjabat sebagai Ketua OSIS di SMP Negeri 3 Balikpapan, dan melalui program kerja yang ada saya membentuk sebuah kelompok sadar lingkungan yaitu Green Generation. Pada awalnya Green Generation saya kembangkan di SMP Negeri 3 Balikpapan dalam rangka mendukung mengembangkan Generasi sadar dan peduli terhadap lingkungan hidup.
Pada Peringatan hari Ozon 2009 saya bersama Green Generation SMP Negeri 3 Balikpapan mengadakan kegiatan seminar, Bazar daur ulang dan penanaman 600 bibit pohon di sekolah. Pada kegiatan tersebut saya mengundang berbagai sekolah di kota balikpapan untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan bazar lingkungan ini dirangkai berbagai pameran hasil-hasil kerajinan daur ulang sampah yang dilakukaan oleh siswa-siswi dan Green Generation Balikpapan. Pada kegiatan  penanaman pohon tersebut pula di hadiri oleh Walikota Balikpapan yang ikut menanam Pohon buah-buahan di lingkungan SMP Negeri 3 Balikpapan.
Di samping itu pada kegiatan seminar ada berbagai narasumber yang memaparkan berbagai materi terkait Lingkungan Hidup. Pada seminar tersebut saya berkesempatan  untuk mengisi materi tentang Pentingnya peran anak/pelajar dalam menjaga lingkungan hidup. Dalam materi yang saya sampaikan saya menjelaskan tentang Green Generation dan di akhir sesi saya mengajak seluruh sekolah yang hadir dalam kegiatan itu untuk dapat mengembangkan kelompok siswa cinta lingkungan di sekolah masing-masing.
Setelah kegiatan berakhir ada 2 sekolah yang bersedia untuk membentuk kelompok cinta lingkungan diantaranya SMK Negeri 2 Balikpapan dan SMA Negeri 5 Balikpapan. Saya dan Green Generation SMP Negeri 3 Balikpapan langsung menyusun program terkait pembinaan dan pengembangan Green Generation Kota Balikpapan. Setelah itu saya membentuk Green Generation Kota Balikpapan pada tanggal 22 Agustus 2009 di SMP Negeri 3 Balikpapan yang di rangkai dengan penandatanganan MoU (Memorandum Of Understanding) atau nota kesepakatan bersama antara Green Generation Kota Balikpapan, SMP Negeri 3 Balikpapan, SMA Negeri 5 Balikpapan, Dan SMK Negeri 2 Balikpapan dalam pengambangan Generasi Peduli dan Berbudaya Lingkungan.
Setelah saya mendirikan Green Generation Kota Balikpapan dan terpilih sebagai Ketua, saya terus megembangkan sayap Green Generation Kota Balikpapan di berbagai sekolah-sekolah di kota balikpapan. Pada tahun 2010 saya melakukan berbagai pembinaan di sekolah-sekolah yang ada di kota balikpapan. Pada tahun 2010 konsentrasi saya dalam mengembangkan Green Generation Balikpapan terpecah karna saya juga sebagai Tim Sekolah Adiwiyata di sekolah dan pada tahun 2010 saya hanya berhasil menambah 2 sekolah yang ada di kota balikpapan dan menjadikan Green Generation telah ada di 6 Sekolah di Kota Balikpapan.
Namun pada tahun 2010 saya berhasil menjadikan Green Generation di SMP Negeri 3 Balikpapan menjuarai berbagai lomba lingkungan hidup baik di tingkat kota sampai ke tingkat nasional. Prestasi terbaik adalah Green Gneration SMP Negeri 3 Balikpapan berhasil meraih predikat sebagai Peserta Terfavorit Kemah Hijau Nasional 2013.
Pada Tahun 2011 Pandu terus mengembangkan Green Generation di Kota Balikpapan. Terhitung ada 5 Sekolah yang bergabung. Melalui Green Generation Kota Balikpapan pandu berhasil meraih predikat Tunas Muda Pemimpin Indonesia Kota Balikpapan Tahun 2011 dan berpartisipasi dalam Pertemuan Forum Anak Kalimantan Timur. Pandu yang memiliki basic Lingkungan Hidup berhasil terpilih sebagai delegasi Kalimantan Timur dalam Forum Anak Nasional 2011 yang di rangkai dengan International Child Friendly Asia Pacific 2011 di Surakarta, Jawa Tengah.
Kembalinya pandu dari Forum Anak Nasional 2011 di Kota Balikpapan menyadarkan pandu akan pentingnya Hak dan Partisipasi Anak. Pada Bulan Juni 2011 Pandu Membentuk Forum Anak Daerah Kota Balikpapan dibawah binaan Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluargan Berencana (BPMPPKB) Kota Balikpapan. Pandu Dharma Wicaksono terpilih sebagai Ketua Forum Anak Balikapapn tahun 2011-2013.
Pandu mengusung konsep pemerintahan dalam memimpin Forum Anak Balikapapn, yaitu dengan pembentukan bidang-bidang tugas yang di bagi dalam 5 divisi yaitu Bidang Lingkungan Hidup, Bidang Pendidikan, Bidang Keagaamaan, Bidang Kesehatan, dan Bidang Teknologi. Dalam perjalananannya Ke-5 Bidang tersebut mebawahi organisasi/kelompok yang sesuai  dan dilakukan secara bertahap.
Program rintisan ini berhasil dan mendapatkan berbagai apresisasi dari kalangan pelajar di Kota Balikpapan. Dari program tersebut berhasi muncul berbagai Organisasi yang inovatif dan kreatif seperti Green Generation yang di bawahi Bidang Lingkungan Hidup, Forum OSIS dibawahin oleh Biang Pendidikan, PIKR di bawahi bidang teknologi dsb.. Terpilihnya Pandu sebagai Ketua Forum Anak juga ikut berdampak pada Green Generation.
Disetiap kegiatan pandu selalu mengkaitkan permasalahan anak yang terjadi dengan faktor lingkungan yang selalu saling berkaitan. Pada tahun 2011 pandu telah menduduki bangku SMA dan terus mengembangkan berbagai organisasi yang dipimpinnya dengan kerjasama berbagai pihak. Tehitung ada 15 Pengurus Forum Anak yang dipimpin oleh pandu dan mengadakan berbagai kegiatan diataranya adalah Penanaman Pohon dan Pembentukan Duta Lingkungan Cilik bagi adik-adik PAUD di Balikpapan yang bekerjasama dengan HIMPAUDI Kota Balikpapan.
Pandu yang juga Ketua Green Generation memimpin 11 Sekolah yang memiliki Green Generation dengan jumlah keangkotaan keseluruhan lebih dari 1000 anak untuk mengambangkan Generasi Peduli dan Berbudaya lingkungan di seluruh Sekolah di Kota Balikpapan.
Pada tahun 2012 pandu terus mengembangkan Forum Anak Balikpapan dan Green Generation Balikpapan. Sambil berorganisasi dan belajar pada tahun 2012 pandu juga mengembangkan penelitian di bidang anak dan lingkungan hidup. Pandu bekerjasama dengan Peneliti asal Cheko Stanlotha, Peneliti asal Jerman Daniel, dan Penilti asal Belanda Krab dalam pengembangan Pembangunan Berkelanjuta di Kota Balikpapan.
Pada tahun 2012 pandu bersama peneliti lainnya memperjuangkan untuk menyelamatkan beberapa permasalahan lingkungan di Kota Balikpapan.Anehnya semua permasalahan itu terjadi karnena ketidak sepahaman antara pemerintah Kota Balikpapan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Seperti halnya pembangunan Jembatan Balikpapan-PPU yang melewati Pulau Balang di Teluk Balikpapan. Jika di lihat dari segi Lingkungan hidup kawasan tersebut sangat mengancam keanekaragaman hayati yang ada seperti habitat Mangrove dan Satwa seperti Pesut dan Bekantan. Dimana kita ketahui seluruh keanekaragaman hayati tersebut merupakan komoponen penting bagi keseimbangan alam untuk anak cucu kita.
Pemerintah Balikpapan sangat tidak setuju dengan pembangunan jembatan tersebut, namun anehnya Pemerintah Provinsi Kaltim justrus sangat gencar untuk melakukan pembangunan itu. Tidak hanya pembangunan Jembatan Pulau Balang saya dan teman-teman peneliti lainnya juga menemukan berbagai permasalahan pula seperti Pembangunan Supermall di Balikpapan tengah.
Sebelumnya di balikpapan telah memiliki lebih dari 7 mall dan Pemerintah Provinis akan membangun kembali sebuah Supermall di daerah Balikpapan Tengah atau yang biasa di sebut expuskib. Daerah tersebut sangat rawan banjir dan macet, oleh karena itu Masyarakat Kota Balikpapan tidak setuju dengan pembangunan mall tersebut. Namun kembali lagi bahwa pemerintah provinsi tetap saja bersikeras untuk tetap membangun mall tersebut. Padahal dampak yang akan terjadi sudah dapat terlihat jelas yaitu Bajir dan macet yang akan berdampak pula bagi anak yang menjadi korban banjir dari kejadian terebut.
Di tahun 2012 banyak hal-hal yang berhasil saya ungkap dari permasalahan pembangunan yang ada di Kota Balikpapan. Namun saya terus berjuang melalui hak anak yang saya miliki untuk terus menyelamatkan hak-hak anak lainnya dan kelestarian lingkungan hidup yang ada di kota balikpapan.
Pada tahun 2013 saya terus melakukan penelitian dan berhasil meraih penghargaan baik di tingkat Kota hingga tingkat International. Penghargaan tertinggi adalah saya meraih Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat International Kategori 16-20 Tahun. Karya ilmiah yang saya angkat adalah menanggulangi pencemaran laut untuk menjaga kelestarian pesut di Teluk Balikpapan.
Dalam karya tulis saya membahas bahwa teluk balikpapan memiliki berbagai keanegaragaman yang sangat luar biasa. Dan juga merupakan sebuah komponen yang melindungi warga balikpapan dari berbagai bencana alam karna di sanalah tempat penyimpanan air tanah yang mencegah banjir yang  tentunya berdampak bagi anak di Kota Balikpapan.
Selain mengikuti berbagai kompetisi ilmiah pandu juga mengembangkan Forum OSIS Balikpapan dan terpilih menjadi Ketua OSIS Kota Balikpapan. Oleh karena ini pada tahun 2013 ini Pandu menjabat sebagai Ketua Forum Anak Balikpapan, Ketua Green Generation Balikpapan, dan Ketua OSIS Kota Balikpapan menjadikan pandu dapat menciptakan kegiatan bersama antar Organisasi yang  ada di Kota Balikpapan
Ditahun ini pula pandu berhasil menjadi  Duta Lingkungan Hidup International (International Youth Green Ambassador 2013) yang bertugas mengampanyekan Pencegahan kerusakan Lingkungan, Pelestarian Lingkungan dan Pengelolan Lingkungan Hidup, Pandu Juga terpilih menajdi Duta KSTR (Kawasan Sehat Tanpa Rokok) yang mengembangkan dan mengkampanyekan hidup sehat tanpa rokok di masyarakat Kota Balikpapan. Dari keikutsertaannya di Duta KSTR pandu juga terpilih kembali sebagai Duta Anti Narkoba Kota Balikpapan Tahun 2013 yang bertugas mengkampanyekan terhadap pencegahan penyalahgunaan Narkoba. 
Pada tahun 2013 pandu menyerahkan jabatan sebagai Ketua Green Generation Kepada Ade Mansoer dan Ketua Forum Anak Balikpapan Kepada Rido Tri Putra. Pada tahun 2013 pandu yang sebagai ketua osis kota balikpapan mengadakan kegiatan OSIS Awards 2013 yang untuk pertama kalinya di adakan di Indonesia. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkkan daya saing yang positif dan memperbaiki menejemen OSIS di Kota Balikpapan.
Hingga 2014 Pandu telah selesai menjabat sebagai Ketua OSIS Kota balikpapan dan berhasil mempersatukan sekitar 26 OSIS baik SMP dan SMA di Kota Balikpapan. Dengan program unggulan yaitu OSIS Awards yang menjadi percontohan Forum OSIS di seluruh Indonesia dan Kegiatan Bulanan Monev (Monitoring Evaluasi) OSIS di Kota Balikpapan. Setelah itu pandu juga terpilih sebagai Duta Wisata Manuntung Kota Balikpapan yang bertugas pempromosikan Wisata yang ada di Kota Balikpapan.
Oleh karena itu dengan belajar apapun yang saya belum ketahui dengan minat yang saya miliki saya yakin saya bisa meraih apa yang saya inginkan. Tidak cukup dengan belajar karna kita harus membagi apa yang kita miliki, dengan berbagi bukan mengurai pengetahuan atau apapun yang kita miliki justru akan terus menambahnya. Setelah itu kita bergerak bersama karna segala sesuatu jika dilakukan bersama pasti akan lebih baik.
Terbukti di berbagai kegiatan saya terus belajar untuk mencapai tujuan yang saya impikan dan saya membagikan apa yang saya miliki dan saya justru meraih berbagai network di bebagai kalangan  yang membantu saya untuk dapat bekerja bersama dalam mensukseskan tujuan yang saya inginkan. Maka dari ini kepada anak-anak atau siapapun yang membaca artikel ini jangan malu untuk terus Belajar Berbagi dan Bergerak Bersama
Posted by Pandu Padarwin On 11:23:00 PM
Perkenalkan nama saya Pandu Dharma Wicaksono, usia 17 tahun dan masih duduk sebagai pelajar di SMA Negeri 1 Balikpapan. Sesuai dengan nama saya “Pandu” saya ingin menjadi seorang pandu di negeri ini. Saya memiliki cita-cita sebagai Walikota Balikpapan tahun 2026. Sebuah hal yang sangat luar biasa bagi saya untuk dapat bercita-cita seperti itu.
Moto dari hidup saya adalah Belajar, Berbagi, dan Bergerak bersama. Mengapa demikian karena saya yakin seluruh makhluk hidup yang ada di dunia ini pasti haruslah belajar. Belajar sendiri merupakan sebuah hal dalam kehidupan yang selalu dialami oleh manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan belajar maka manusia dapat mengembangkan potensi mereka kearah yang lebih baik.
Setelah kita belajar dan mengetahui berbagai pengetahuan yang ada selanjutnya adalah berbagi. Berbagi merupakan sebuah hal yang sangat penting bagi kehidupan. Berbagi bukanlah merupakan hal yang akan menghabiskan pengetahuan atau apa yang kita miliki. Berbagi justru akan menambah semuanya lebih sempurna. Dengan berbagi kita akan merasakan sebuah suasana kebersamaan dan rasa tolong menolong antar sesama. Berbagi bukan hanya arti berbagai harta namun dapat diartikan dengan berbagai hal seperti berbagi ilmu, pengalaman dsb..
Setelah kita berbagi dan belajar maka kita sudah memiliki pegangan yang kuat akan pengetahuan dan kebersamaan. Setelah kita memiliki pondasi yang kokoh tersebut maka tibalah saatnya kita untuk bergerak bersama. Bergerak bersama untuk mencapai sebuah tujuan, yakinlah bahwa sebuah lidi yang di patahkan akanlah mudah tetapi jika seikat lidi dipatahkan maka akan sulit di patahkan. Begitulah analoginya, kita yang bergerak sendiri akan mudah di patahkan tetapi jika kita bergerak bersama maka akan muda mencapai tujuan yang kita inginkan.
Dari moto saya tadi saya mendapatkan sebuah masalah yang sangat kompleks yang menyangkut masa depan anak bangsa yaitu Lingkungan Hidup. Semakin hari keadaan lingkungan hidup semakin memburuk. Dampak yang terjadi adalah banyaknya kejadian-kejadian alam yang terjadi seperti bencana alam yang mengakibatkan banyaknya hak-hak anak yang hilang.
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (Akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (41)
Katakanlah (Muhammad), "Berpergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)" (42) (QS : Ar rum 41-42)
Dari kutipan ayat di atas dapat kita ambil makna bahwa memang kerusakan alam yang terjadi merupakan hasil perbuatan manusia. Tanpa disadari baik secara langsung maupun tidak langsung banyak hal yang telah di lakukan oleh manusia dan berakibat buruk bagi manusia itu sendiri seperti halnya banjir, tanah longsor dsb.. Anak atau generasi muda merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan membangun bumi ini. Oleh karena ini saya mengajak generasi muda dan anak-anak di kota balikpapan untuk dapat sama-sama menjaga lingkungan hidup.
Pada tahun 2009 saya menjabat sebagai Ketua OSIS di SMP Negeri 3 Balikpapan, dan melalui program kerja yang ada saya membentuk sebuah kelompok sadar lingkungan yaitu Green Generation. Pada awalnya Green Generation saya kembangkan di SMP Negeri 3 Balikpapan dalam rangka mendukung mengembangkan Generasi sadar dan peduli terhadap lingkungan hidup.
Pada Peringatan hari Ozon 2009 saya bersama Green Generation SMP Negeri 3 Balikpapan mengadakan kegiatan seminar, Bazar daur ulang dan penanaman 600 bibit pohon di sekolah. Pada kegiatan tersebut saya mengundang berbagai sekolah di kota balikpapan untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan bazar lingkungan ini dirangkai berbagai pameran hasil-hasil kerajinan daur ulang sampah yang dilakukaan oleh siswa-siswi dan Green Generation Balikpapan. Pada kegiatan  penanaman pohon tersebut pula di hadiri oleh Walikota Balikpapan yang ikut menanam Pohon buah-buahan di lingkungan SMP Negeri 3 Balikpapan.
Di samping itu pada kegiatan seminar ada berbagai narasumber yang memaparkan berbagai materi terkait Lingkungan Hidup. Pada seminar tersebut saya berkesempatan  untuk mengisi materi tentang Pentingnya peran anak/pelajar dalam menjaga lingkungan hidup. Dalam materi yang saya sampaikan saya menjelaskan tentang Green Generation dan di akhir sesi saya mengajak seluruh sekolah yang hadir dalam kegiatan itu untuk dapat mengembangkan kelompok siswa cinta lingkungan di sekolah masing-masing.
Setelah kegiatan berakhir ada 2 sekolah yang bersedia untuk membentuk kelompok cinta lingkungan diantaranya SMK Negeri 2 Balikpapan dan SMA Negeri 5 Balikpapan. Saya dan Green Generation SMP Negeri 3 Balikpapan langsung menyusun program terkait pembinaan dan pengembangan Green Generation Kota Balikpapan. Setelah itu saya membentuk Green Generation Kota Balikpapan pada tanggal 22 Agustus 2009 di SMP Negeri 3 Balikpapan yang di rangkai dengan penandatanganan MoU (Memorandum Of Understanding) atau nota kesepakatan bersama antara Green Generation Kota Balikpapan, SMP Negeri 3 Balikpapan, SMA Negeri 5 Balikpapan, Dan SMK Negeri 2 Balikpapan dalam pengambangan Generasi Peduli dan Berbudaya Lingkungan.
Setelah saya mendirikan Green Generation Kota Balikpapan dan terpilih sebagai Ketua, saya terus megembangkan sayap Green Generation Kota Balikpapan di berbagai sekolah-sekolah di kota balikpapan. Pada tahun 2010 saya melakukan berbagai pembinaan di sekolah-sekolah yang ada di kota balikpapan. Pada tahun 2010 konsentrasi saya dalam mengembangkan Green Generation Balikpapan terpecah karna saya juga sebagai Tim Sekolah Adiwiyata di sekolah dan pada tahun 2010 saya hanya berhasil menambah 2 sekolah yang ada di kota balikpapan dan menjadikan Green Generation telah ada di 6 Sekolah di Kota Balikpapan.
Namun pada tahun 2010 saya berhasil menjadikan Green Generation di SMP Negeri 3 Balikpapan menjuarai berbagai lomba lingkungan hidup baik di tingkat kota sampai ke tingkat nasional. Prestasi terbaik adalah Green Gneration SMP Negeri 3 Balikpapan berhasil meraih predikat sebagai Peserta Terfavorit Kemah Hijau Nasional 2013.
Pada Tahun 2011 Pandu terus mengembangkan Green Generation di Kota Balikpapan. Terhitung ada 5 Sekolah yang bergabung. Melalui Green Generation Kota Balikpapan pandu berhasil meraih predikat Tunas Muda Pemimpin Indonesia Kota Balikpapan Tahun 2011 dan berpartisipasi dalam Pertemuan Forum Anak Kalimantan Timur. Pandu yang memiliki basic Lingkungan Hidup berhasil terpilih sebagai delegasi Kalimantan Timur dalam Forum Anak Nasional 2011 yang di rangkai dengan International Child Friendly Asia Pacific 2011 di Surakarta, Jawa Tengah.
Kembalinya pandu dari Forum Anak Nasional 2011 di Kota Balikpapan menyadarkan pandu akan pentingnya Hak dan Partisipasi Anak. Pada Bulan Juni 2011 Pandu Membentuk Forum Anak Daerah Kota Balikpapan dibawah binaan Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluargan Berencana (BPMPPKB) Kota Balikpapan. Pandu Dharma Wicaksono terpilih sebagai Ketua Forum Anak Balikapapn tahun 2011-2013.
Pandu mengusung konsep pemerintahan dalam memimpin Forum Anak Balikapapn, yaitu dengan pembentukan bidang-bidang tugas yang di bagi dalam 5 divisi yaitu Bidang Lingkungan Hidup, Bidang Pendidikan, Bidang Keagaamaan, Bidang Kesehatan, dan Bidang Teknologi. Dalam perjalananannya Ke-5 Bidang tersebut mebawahi organisasi/kelompok yang sesuai  dan dilakukan secara bertahap.
Program rintisan ini berhasil dan mendapatkan berbagai apresisasi dari kalangan pelajar di Kota Balikpapan. Dari program tersebut berhasi muncul berbagai Organisasi yang inovatif dan kreatif seperti Green Generation yang di bawahi Bidang Lingkungan Hidup, Forum OSIS dibawahin oleh Biang Pendidikan, PIKR di bawahi bidang teknologi dsb.. Terpilihnya Pandu sebagai Ketua Forum Anak juga ikut berdampak pada Green Generation.
Disetiap kegiatan pandu selalu mengkaitkan permasalahan anak yang terjadi dengan faktor lingkungan yang selalu saling berkaitan. Pada tahun 2011 pandu telah menduduki bangku SMA dan terus mengembangkan berbagai organisasi yang dipimpinnya dengan kerjasama berbagai pihak. Tehitung ada 15 Pengurus Forum Anak yang dipimpin oleh pandu dan mengadakan berbagai kegiatan diataranya adalah Penanaman Pohon dan Pembentukan Duta Lingkungan Cilik bagi adik-adik PAUD di Balikpapan yang bekerjasama dengan HIMPAUDI Kota Balikpapan.
Pandu yang juga Ketua Green Generation memimpin 11 Sekolah yang memiliki Green Generation dengan jumlah keangkotaan keseluruhan lebih dari 1000 anak untuk mengambangkan Generasi Peduli dan Berbudaya lingkungan di seluruh Sekolah di Kota Balikpapan.
Pada tahun 2012 pandu terus mengembangkan Forum Anak Balikpapan dan Green Generation Balikpapan. Sambil berorganisasi dan belajar pada tahun 2012 pandu juga mengembangkan penelitian di bidang anak dan lingkungan hidup. Pandu bekerjasama dengan Peneliti asal Cheko Stanlotha, Peneliti asal Jerman Daniel, dan Penilti asal Belanda Krab dalam pengembangan Pembangunan Berkelanjuta di Kota Balikpapan.
Pada tahun 2012 pandu bersama peneliti lainnya memperjuangkan untuk menyelamatkan beberapa permasalahan lingkungan di Kota Balikpapan.Anehnya semua permasalahan itu terjadi karnena ketidak sepahaman antara pemerintah Kota Balikpapan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Seperti halnya pembangunan Jembatan Balikpapan-PPU yang melewati Pulau Balang di Teluk Balikpapan. Jika di lihat dari segi Lingkungan hidup kawasan tersebut sangat mengancam keanekaragaman hayati yang ada seperti habitat Mangrove dan Satwa seperti Pesut dan Bekantan. Dimana kita ketahui seluruh keanekaragaman hayati tersebut merupakan komoponen penting bagi keseimbangan alam untuk anak cucu kita.
Pemerintah Balikpapan sangat tidak setuju dengan pembangunan jembatan tersebut, namun anehnya Pemerintah Provinsi Kaltim justrus sangat gencar untuk melakukan pembangunan itu. Tidak hanya pembangunan Jembatan Pulau Balang saya dan teman-teman peneliti lainnya juga menemukan berbagai permasalahan pula seperti Pembangunan Supermall di Balikpapan tengah.
Sebelumnya di balikpapan telah memiliki lebih dari 7 mall dan Pemerintah Provinis akan membangun kembali sebuah Supermall di daerah Balikpapan Tengah atau yang biasa di sebut expuskib. Daerah tersebut sangat rawan banjir dan macet, oleh karena itu Masyarakat Kota Balikpapan tidak setuju dengan pembangunan mall tersebut. Namun kembali lagi bahwa pemerintah provinsi tetap saja bersikeras untuk tetap membangun mall tersebut. Padahal dampak yang akan terjadi sudah dapat terlihat jelas yaitu Bajir dan macet yang akan berdampak pula bagi anak yang menjadi korban banjir dari kejadian terebut.
Di tahun 2012 banyak hal-hal yang berhasil saya ungkap dari permasalahan pembangunan yang ada di Kota Balikpapan. Namun saya terus berjuang melalui hak anak yang saya miliki untuk terus menyelamatkan hak-hak anak lainnya dan kelestarian lingkungan hidup yang ada di kota balikpapan.
Pada tahun 2013 saya terus melakukan penelitian dan berhasil meraih penghargaan baik di tingkat Kota hingga tingkat International. Penghargaan tertinggi adalah saya meraih Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat International Kategori 16-20 Tahun. Karya ilmiah yang saya angkat adalah menanggulangi pencemaran laut untuk menjaga kelestarian pesut di Teluk Balikpapan.
Dalam karya tulis saya membahas bahwa teluk balikpapan memiliki berbagai keanegaragaman yang sangat luar biasa. Dan juga merupakan sebuah komponen yang melindungi warga balikpapan dari berbagai bencana alam karna di sanalah tempat penyimpanan air tanah yang mencegah banjir yang  tentunya berdampak bagi anak di Kota Balikpapan.
Selain mengikuti berbagai kompetisi ilmiah pandu juga mengembangkan Forum OSIS Balikpapan dan terpilih menjadi Ketua OSIS Kota Balikpapan. Oleh karena ini pada tahun 2013 ini Pandu menjabat sebagai Ketua Forum Anak Balikpapan, Ketua Green Generation Balikpapan, dan Ketua OSIS Kota Balikpapan menjadikan pandu dapat menciptakan kegiatan bersama antar Organisasi yang  ada di Kota Balikpapan
Ditahun ini pula pandu berhasil menjadi  Duta Lingkungan Hidup International (International Youth Green Ambassador 2013) yang bertugas mengampanyekan Pencegahan kerusakan Lingkungan, Pelestarian Lingkungan dan Pengelolan Lingkungan Hidup, Pandu Juga terpilih menajdi Duta KSTR (Kawasan Sehat Tanpa Rokok) yang mengembangkan dan mengkampanyekan hidup sehat tanpa rokok di masyarakat Kota Balikpapan. Dari keikutsertaannya di Duta KSTR pandu juga terpilih kembali sebagai Duta Anti Narkoba Kota Balikpapan Tahun 2013 yang bertugas mengkampanyekan terhadap pencegahan penyalahgunaan Narkoba. 
Pada tahun 2013 pandu menyerahkan jabatan sebagai Ketua Green Generation Kepada Ade Mansoer dan Ketua Forum Anak Balikpapan Kepada Rido Tri Putra. Pada tahun 2013 pandu yang sebagai ketua osis kota balikpapan mengadakan kegiatan OSIS Awards 2013 yang untuk pertama kalinya di adakan di Indonesia. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkkan daya saing yang positif dan memperbaiki menejemen OSIS di Kota Balikpapan.
Hingga 2014 Pandu telah selesai menjabat sebagai Ketua OSIS Kota balikpapan dan berhasil mempersatukan sekitar 26 OSIS baik SMP dan SMA di Kota Balikpapan. Dengan program unggulan yaitu OSIS Awards yang menjadi percontohan Forum OSIS di seluruh Indonesia dan Kegiatan Bulanan Monev (Monitoring Evaluasi) OSIS di Kota Balikpapan. Setelah itu pandu juga terpilih sebagai Duta Wisata Manuntung Kota Balikpapan yang bertugas pempromosikan Wisata yang ada di Kota Balikpapan.
Oleh karena itu dengan belajar apapun yang saya belum ketahui dengan minat yang saya miliki saya yakin saya bisa meraih apa yang saya inginkan. Tidak cukup dengan belajar karna kita harus membagi apa yang kita miliki, dengan berbagi bukan mengurai pengetahuan atau apapun yang kita miliki justru akan terus menambahnya. Setelah itu kita bergerak bersama karna segala sesuatu jika dilakukan bersama pasti akan lebih baik.
Terbukti di berbagai kegiatan saya terus belajar untuk mencapai tujuan yang saya impikan dan saya membagikan apa yang saya miliki dan saya justru meraih berbagai network di bebagai kalangan  yang membantu saya untuk dapat bekerja bersama dalam mensukseskan tujuan yang saya inginkan. Maka dari ini kepada anak-anak atau siapapun yang membaca artikel ini jangan malu untuk terus Belajar Berbagi dan Bergerak Bersama

Minggu, 12 Januari 2014

Posted by Pandu Padarwin On 2:07:00 PM

















Selasa, 15 Oktober 2013

Posted by Pandu Padarwin On 6:38:00 PM
Proposal Kegiatan OSIS Awards 2013